Jenis pesantren

Jenis pesantren
Pesantren yang hanya mengajarkan ilmu agama Islam saja umumnya disebut pesantren salafi.[rujukan?] Pola tradisional yang diterapkan dalam pesantren salafi adalah para santri bekerja untuk kyai mereka – bisa dengan mencangkul sawah, mengurusi empang (kolam ikan), dan lain sebagainya – dan sebagai balasannya mereka diajari ilmu agama oleh kyai mereka tersebut.[rujukan?]

Sebagian besar pesantren salafi menyediakan asrama sebagai tempat tinggal para santrinya dengan membebankan biaya yang rendah atau bahkan tanpa biaya sama sekali.[rujukan?] Para santri, pada umumnya menghabiskan hingga 20 jam waktu sehari dengan penuh dengan kegiatan, dimulai dari shalat shubuh di waktu pagi hingga mereka tidur kembali di waktu malam.[rujukan?] Pada waktu siang, para santri pergi ke sekolah umum untuk belajar ilmu formal, pada waktu sore mereka menghadiri pengajian dengan kyai atau ustadz mereka untuk memperdalam pelajaran agama dan al-Qur’an.[rujukan?]

Ada pula pesantren yang mengajarkan pendidikan umum, dimana persentase ajarannya lebih banyak ilmu-ilmu pendidikan agama Islam daripada ilmu umum (matematika, fisika, dan lainnya).[rujukan?] Ini sering disebut dengan istilah pondok pesantren modern, dan umumnya tetap menekankan nilai-nilai dari kesederhanaan, keikhlasan, kemandirian, dan pengendalian diri.[rujukan?] Pada pesantren dengan materi ajar campuran antara pendidikan ilmu formal dan ilmu agama Islam, para santri belajar seperti di sekolah umum atau madrasah.

[rujukan?] Pesantren campuran untuk tingkat SMP terkadang juga dikenal dengan nama Madrasah Tsanawiyah, sedangkan untuk tingkat SMA dengan nama Madrasah Aliyah.[rujukan?] Namun, perbedaan pesantren dan madrasah terletak pada sistemnya. Pesantren memasukkan santrinya ke dalam asrama, sementara dalam madrasah tidak.[rujukan?]

Terdapat pula suatu pondok pesantren induk yang mempunyai cabang di daerah lain, dan biasanya dikelola oleh alumni pondok pesantren induk tersebut.[rujukan?] Sebagai contoh, Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor yang terletak di Ponorogo, Jawa Timur mempunyai cabang pondok alumi, antara lain:

* Pondok Modern Arrisalah di Slahung, yang dipimpin oleh KH Ma’sum Yusuf.[rujukan?]
* Pondok Modern Assalam Sukabumi di Sukabumi Jawa Barat yang dipimpin oleh K.Badrusyamsi, M.Pd.[rujukan?]

*http://id.wikipedia.org/wiki/Pesantren

DVD Kumpulan Kitab-Kitab Kuning, Kitab Islam, Ribuan Kitab Hadits

Iklan

Keyword Bisnis Internet Menjadi Incaran

Keyword “Bisnis Internet” Menjadi Incaran para pebisnis internet. Kenapa begitu…?

Itu ia peroleh melalui google.adword. Dalam mendapatkan penghasilan melalui internet, yang perlu kita kuasai adalah Minsed. Bila anda mempunyai Blog, gunakannlah keyword.

Dengan keyword anda akan mudah mendapatkan traffic lebih banyak. Dengan keyword ini pula, penghasilan yang akan kita dapatkan meningkat. Maka, dalam memposting postingan di blog, gunakanlah kata kunci (keyword), untuk membidik pasar. Beda lagi jika kita menulis atau memposting asal nulis aja, yaaa… kemungkinan jarang orang yang mau mengunjunngi blog kita.

Tulisan kita yang tentunya harus orisiniol. Bukan Copas (copy paste). Mesin google, benci kepada orang yang hanya Copas milik orang lain.

Jangan samakan google sekarang dengan google yang lalu. Pasti perbaikan-demi perbaikan terus di lakukan, demi kesempurnaan perusahaan google.

Begitu pula kata kunci Bisnis Internet, sangat dicari oleh pebisnis internet saat ini. Dan persaingannya sagatlah ketat. Jika kita baru memulai sekarang, yaaa…. akan ketinggalan jauh. Walau begitu, untuk melakukan take action, gak ada masalah.

Keyword yang diperebutkan Bisnis Internet ini, jutaan orangnya yang mencari. Yuk…walau ilmu SEO kita masih kecil, gak salah bila sekarang kita Take Action, and Don’t dreaming Usually. Ok…

Semangat Pagi

Cak Sun…